togel singapore >situs bocoran sidney martabetoto: Wakil Ketua MPR: Nilai budaya harus jadi fondasi moral teknologi AI
Terbit:2024-11-01 08:41:05 Tag:togel singapore
situs bocoran sidney martabetoto Wakil Ketua MPR: Nilai budaya harus jadi fondasi moral teknologi AIRabu, 25 September 2024 20:00 WIB bukaan sydney hari ini wanwantoto
"Apa yang harus dipersiapkan untuk menjawab sejumlah tantangan yang hadir bersama penggunaan kecerdasan buatan di Indonesia harus segera diantisipasi,"Jakarta (ANTARA) - Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan nilai-nilai budaya dan kebangsaan harus menjadi fondasi moral dalam pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang berkembang pesat di tanah air. Saat ini pemanfaatan AI sudah mempengaruhi pola hidup, antara lain dalam pekerjaan dan cara berkomunikasi sehari-hari. Menurut dia, kemajuan AI jangan sampai menghambat pemahaman nilai-nilai kebudayaan dan kebangsaan. "Apa yang harus dipersiapkan untuk menjawab sejumlah tantangan yang hadir bersama penggunaan kecerdasan buatan di Indonesia harus segera diantisipasi," kata Lestari dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Rabu. Untuk itu, legislator dari Dapil Jawa Tengah II tersebut mengatakan bahwa seluruh pihak harus mempersiapkan sumber daya manusia yang mampu memahami dan mengoperasikan AI dengan benar. Dia pun berharap perkembangan teknologi yang terjadi saat ini terjadi, dapat bersanding dengan nilai-nilai budaya dan kebangsaan yang ada. Sementara itu, Dirjen Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Hokky Situngkir mengungkapkan bahwa saat ini sepertiga warga Indonesia setiap hari hidup berdampingan dengan gawai. Selain itu, menurut dia, warga Indonesia saat ini tercatat dalam tiga besar pengguna aplikasi WhatsApp dan berada pada posisi empat besar pengguna aplikasi YouTube. "Indonesia masuk dalam pasar raksasa digital di era kapitalisme. Apakah kita mau sebagai pasar semata?" kata Hokky. Luasnya wilayah dan populasi Indonesia, kata dia, menciptakan potensi dan peluang yang besar untuk memperkaya khasanah AI di dunia. Menurut Hokky, AI itu bersifat ofensif dan bisa menggantikan peran manusia. Maka untuk mengimbangi AI yang ofensif, menurut dia, harus dikembangkan sistem digital safety. Sepanjang terjadi keseimbangan antara faktor ofensif dan defensif itu, dia yakin pemanfaatan AI akan berjalan dengan baik. Saat ini pemerintah pun sedang menggodok sejumlah aturan dan undang-undang yang bertujuan untuk melindungi warga negara dalam pemanfaatan teknologi.
Pewarta: Bagus Ahmad Rizaldi
Editor: Agus Setiawan
Copyright © ANTARA 2024
Habiburokhman: Kementerian bertambah maka komisi bertambah2024-11-01 07:59
Simak kembali visi dan 8 misi Astacita Prabowo2024-11-01 07:27
DPR: Herindra rencana dilantik jadi Kepala BIN saat pelantikan menteri2024-11-01 07:23
Sumanto kembali pimpin DPRD Jateng2024-11-01 07:19
Pelantikan presiden diundur jadi Desember 2024, benarkah?2024-11-01 07:03
LAB 45: Pemerintahan Prabowo harus lebih tingkatkan kelas menengah2024-11-01 06:59
Mendagri perpanjang masa jabatan dua penjabat wali kota di Sumbar2024-11-01 06:44
Giring isyaratkan bekerja sama dengan Fadli Zon di Kabinet Prabowo2024-11-01 06:26
Prabowo tegaskan janji beri terbaik untuk rakyat ke pimpinan DPD2024-11-01 06:20
Wapres resmikan transformasi sekolah NU di Indramayu jadi universitas2024-11-01 05:55
Pansel: Reputasi2024-11-01 08:36
Ketum PB HMI: Pemilihan menteri harus utamakan kompetensi2024-11-01 08:28
DPR: Herindra rencana dilantik jadi Kepala BIN saat pelantikan menteri2024-11-01 08:10
Ketum PB HMI: Pemilihan menteri harus utamakan kompetensi2024-11-01 07:49
Kemendagri ungkap pentingnya Quintuple Helix bangun desa di perbatasan2024-11-01 07:25
KSAL sebut Ma'ruf Amin turut berjasa dalam pembangunan kekuatan TNI AL2024-11-01 06:52
Rombongan calon wamen tiba di rumah Prabowo2024-11-01 06:47
Airin siap hadapi debat perdana Pilkada Banten 2024-11-01 06:27
TNI pastikan warga Nduga bersatu dan berkomitmen untuk cinta tanah air2024-11-01 06:10
Airin siap hadapi debat perdana Pilkada Banten 2024-11-01 06:05